KENAPA SERING MENUNDA?????????

.

Dunia usaha alias bisnis memang unik
kenapa saya bilang unik???????
cozzz katanya bisnis lebih menguntungkan daripada sekedar jadi karyawan
katanya bisnis itu lebih nyaman karena gak mikirin akan diomelin atasan
katanya rezeky itu 90% di dunia usaha
tapi kok cuma sedikit dari orang yang mengambil jalan bebisnis (berwiraswasta)
berikut alasan-alasan menurut analogi dan pengalaman saya :
1. Takut
takut rugi, takut ga bisa and bla..bla...bla..
padahal kalo mau maju and berhasil kata orang harus berani bertarung, berani mencoba, yang
memang resikonya adalah kalah alias rugi tadi kl dalam usaha, tapi kan kita tidak akan pernah
tau kita akan kalah atau menang selama kita belum mencoba dan mengerjakan yang ada dlam otak dan planing kita. dan ternyata kepuasan yang sesungguhnya itu terletak pada ketika kita sudah berani mencoba dan berikhtiar sekuat tenaga dan fikiran dan hasilnya adalah no sekian karena itu adalah hak mutlaknya sang yang maha kaya. so kenapa harus takut???

2. Pendidikan
- Biasanya makin tinggi pendidikan minat untuk berwiraswasta (bisnis) semakin banyak
pertimbangan, biasanya katanya sayang sudah sekolah tinggi2 cuma jadi pedagang, karna
dunia usaha itu kan tidak lepas dari jualan baik itu produk ataupun jasa.
- Biasanya makin tinggi pendidikan ambisinya ingin kerja di tempat2 bonafit yang ujung2nya
kerja apa aja ok, makanya banyak kita lihat sarjana punya bos anak SMA atau bahkan hanya
lulus SMP, meskipun memang tidak sedikit juga mencapai kerja di tempat yang diinginkan.
- Makin tinggi pendidikan idealisme makin tinggi

3. Orang tua
Seperti yang di point no 2 tadi kan maslah pendidikan, nah yang biayain pendidikan kan kebanyakan dan bisa dibilang hampir semua dari kita ini kan pendidikan dibiayain sama orang tua, biasanya kan orang tua pengennya kalau sudah disekolahin tinggi2 pengen ngeliat anaknya bekerja di salah satu instansi atau perusahaan swasta, punya jabatan, punya seragam kantor, dll.

4. Modal
sebenarnya dari semua faktor yang saya utarakan tadi yang paling banyak menjadi hambatan adlah, karena tidak memiliki modal, sebenarnya faktor modal sangat-sangat tidak berpengaruh besar untuk mengembangkan usaha kalau kita mau berfikir sedikit extrim, maksudnya kita harus abaikan dulu pendidikan kita yang tinggi, status kita yang anak ini anak itu, keturunan ini keturnan itu, biar kita bisa menjalankan apa aja yang ada di otak kita tanpa memikirkan apa kata orang, konkritnya bengini kalau kita punya uang Rp.100.000,- sebenarnya kita bisa modalkan uang itu dengan jualan rokok misalnya, atau koran misalnya sapa tau dengan uang itu kita dapat untung 10 - 20 ribu per hari dan terus ditambahkan ke modal, dalam sebulan kan modal sidah ada 300 - 600 ribu + modal awal 100rb. atau mungkin kalau punya keahlian gunakan dulu keahlian anda dengan alat yang seperlunya.
tapi kan jarang dari kita-kita yang berfikir begitu, lagi-lagi ini karena point 1 dan 3 tadi, kita terlalu memikirkan status, baik itu pendidikan atau itu status sosial di masyarakat, jadinya mau jualan tempe aja yang jelas - jelas halal malu, takut diomongin ama tetangga.

hanya ini analogi saya, mohon dikoreksi sapa tau ada yang salah atau mungkin semua salah, ini hanya pendapat, boleh dong berpendapat....

hidup ini pilihan
tidak ada istilah rugi bagi yang berani mencoba dan berusaha serta berdo'a
karena dalam ikhtiar dan do'amu ada kepuasan jika kamu bersyukur.

thx

"EXCHANGE LINK"