Di tengah Krisis, Perusahaan Cisco Malah Untung Besar

.


Cisco berusaha menjaga kondisi bisnisnya di tengah terpaan krisis ekonomi. Dalam kuartal kedua tahun fiskal yang berakhir 24 Januari kemarin, perusahaan ini melaporkan penjualan bersih US$ 9,1 miliar.

Sementara pendapatan bersih mereka berdasarkan basis prinsip akuntansi (generally accepted accounting principles / GAAP) sebesar US$1,5 milyar atau US$ 0,26 per saham, sedangkan pendapatan bersih non-GAAP mencapai US$ 1,9 milyar atau US$ 0,32 per saham.

Memang jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, raihan pemasukan Cisco ini mengalami penurunan. Untuk penjualan bersih di tahun lalu misalnya mereka meraih US$ 9,8 miliar dan untuk pendapatan bersih US$ 2,1 miliar.

Pun demikian, Chairman dan CEO Cisco John Chambers mengaku, kekuatan finansial perusahaan yang dipimpinnya ini masih kokoh menantang kondisi ekonomi yang tengah goyah ini.

"Kami tetap yakin akan visi dan strategi jangka panjang kami seiring dengan ekspansi kami ke pasar-pasar baru dan fokus kami pada peluang-peluang yang sudah ada," tuturnya. (detik)

"EXCHANGE LINK"